Oknum Polisi Terduga Menipu Dan Menggelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah Dilaporkan Ke Mapolres Binjai

Binjai,-IvoryNews.co.id
Laini Agustina (53) Warga Jalan Cempaka, Ling VII, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara bersama Sofian (42) Warga Jalan Sauh, No,20, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat terpaksa membuat laporan pengaduan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Oknum Polisi berinisial Ipda ZL terkait calo masuk Bintara Polri.
Modus penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan oleh Aipda ZL kepada korban-korban nya dengan menjanjikan mampu memasukkan calon hingga lulus menjadi bintara Polwan dan Polisi.
Tak tanggung-tanggung, kalau Insial Aipda ZL yang menjabat sebagai Bintara Sattahti di Polres Binjai setiap kali melancarkan aksinya menjanjikan mampu untuk meluluskan bagi calon bintara Polwan maupun bintara Polri asal menyerahkan uang hingga ratusan juta rupiah.
Dan bahkan, menurut keterangan sumber yang diperoleh Reporter IvoryNews.co.id menyebutkan kalau Aipda ZL bekerja sama dengan seorang Oknum Jendral yang ada di Mabes Polri dalam upaya meluluskan siapa saja yang meminta dalam usaha pengurusan masuk sebagai calon  Bintara Polri.
Hal tersebut dikatakan oleh Laini Agustina (53) Warga Jalan Cempaka, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara yang menyebutkan ,”Saya sudah ditipu oleh Oknum Polisi berinisial Aipda ZL dengan nilai uang sejumlah 240 Juta rupiah yang katanya bisa menjebolkan anak Saya menjadi bintara Polwan,” Kata Laini.
Dijelaskannya lagi ,” Berawal kami berkenalan dengan Insial Aipda Inisial ZL beberapa tahun lalu di salah satu warung makan di Jalan Jendral Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mukur, Kecamatan Binjai Barat, dan selanjutnya beliau sering datang ke rumah untuk menawarkan janji yang mampu meluluskan calon bintara Polwan maupun Polri.
Bahkan inisial Aipda ZL dalam pengakuannya punya rekan seorang Jendral di Mabes Polri, hingga kami tertarik dengan tawarannya dan memberikan uang sebesar 240 juta rupiah asal anak Kami lulus untuk jadi Polisi.
“Trik pun dimainkan oleh Aipda ZL yang berawal memasangkan alat olahraga Trekxmil dan restok dirumah, dari situlah penarikan uang dimulai dengan angka sebesar 7 Juta rupiah dari Saya, dan selanjutnya secara bertahap hingga mencapai 240 Juta rupiah yang hanya meleskan anak Saya selama 2 bulan lamannya,” Katanya.
Yang parahnya lagi ,”Setelah menerima uang tersebut, Ipda ZL tidak lagi perduli dengan anak Saya, dan bahkan anak Saya tidak diarahkan untuk membuat pendaftaran yang akhirnya tidak mengikuti tes Bintara Polri di Tahun 2020 ini.
Aksi tipu-tipu yang dilakukan oleh Ipda ZL berlanjut dan menjanjikan kembali untuk mendaftar ulang di tahun 2021, namun janjinya itu tidak kami hiraukan dan langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolres Binjai dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/387/IX/2020 SPKT-A dan Laporan Polisi Nomor : LP/623/IX/2020/SPKT-A/Res Binjai tertanggal 13 September 2020,” terang Laini.
Sedangkan korban lainnya bernama Sofian (42) Warga Jalan sauh, No,20, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat telah melaporkan Inisial Aipda ZL sesuai dengan surat tanda terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/395/IX/2020/SPKT-C dan Laporan Polisi Nomor : LP/637/IX/2020/SPKT-C/Res Binjai Tanggal 18 September 2020.
Korban Sofian yang juga mengakui tertipu oleh Aipda ZL dan mengakui kalau Ia nya ditipu menjanjikan mampu untuk memasukkan Putranya menjadi angota Polri, sedangkan korban Sofian tertipu uang tunai sebesar Rp, 307.000.000,- dengan penyerahan bertahap.
“Saya telah myerahkan uang tunai sebesar 307 Juta rupiah kepada Aipda ZL untuk pembiayaan anak Saya masuk menjadi Bintara Polisi, dan berbagai cara janji muluk-muluk yang disampaikannya pada Kami yang memastikan kalau calon Bintara Polisi yang digiringnya pasti lulus menjadi Polisi,” Kata nya.
Dalam kenyataannya, kalau pengurusan tersebut tidak berjalan dengan benar, dan bahkan anak Kami tidak didaftarkan hingga akhirnya tidak mengikuti seleksi tes calon bintara Polwan dan Polri di Tahun 2020 ini.
Yang lebih konyolnya lagi kalau pelaku Aipda ZL kembali menjanjikan anak Kami untuk mengikuti seleksi pada Tahun depan (2021), dan janji yang diutarakan Aipda ZL tidak Kami percaya dan langsung Saya buat laporan nya ke Mapolres Binjai,” Katanya.
Dalam laporan Kami tentang kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh inisial Aipda ZL kalau bukti-bukti dan keterangan sudah kami serahkan ke penyidik Mapolres Binjai dan kami masih menunggu hasil penyidikan nya,”Ungkap Sofian.
Laini Agustina mengharapkann kiranya penanganan kasus perkara ini secepatnya dituntaskan dan meminta agar kiranya Oknum Aipda ZL segera dilakukan penahanan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan kalau pelaku nantinya bisa melarikan diri,” Pinta Laini.(ROSI).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah