Diduga Rugikan Uang Negara Rp1,2 Miliar, Bank Sumut Tebing Tinggi Bungkam tidak bersedia di konfirmasi

Tebing Tinggi , — IvoryNews.co.id
Terkait dugaan korupsi yang terjadi di PT. Bank Sumut Kantor Cabang (KC) Tebing Tinggi, dimana telah merugikan Keuangan Negara, sebesar Rp.1.226.552.561,26,- berdasarkan temuan Hasil Pemeriksaan secara Uji Petik oleh Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) Perwakilan Sumatera Utara yang dalam hal ini  PT. Bank Sumut KC.Tebing Tinggi melakukan Fasilitas Kredit Modal Kerja SPK.
Mengenai Produk Fasilitas Kredit, dan Pembiayaan pada PT. Bank Sumut KC.Tebing Tinggi dan sebagai Debiturnya PT. AA berdasarkan Surat Kadiv Kredit PT. Bank Sumut KC. Tebing Tinggi, yakni IMK Nomor. 001/Dkr-Komsr/IMK/2016, tangggal 28 April 2016, tentang Dokumen Addendum Kontrak Pekerjaan Debitur dengan Pemberi Kerja tidak diperoleh Bank Sumut KC Tebing Tinggi, sesuai penjelasan dalam LHP dengan tujuan tertentu, Nomor.73/LHP/XVIII.MDN/12/2017, Tanggal 12 Desember 2017.
Seperti yang telah diberitakan oleh berbagai media cetak dan media online, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara, adalah merupakan titik awal agar segera dilakukan penyidikan dan/atau penyelidikan oleh penegak hukum yang mana hingga saat ini belum dilakukan.
Konfirmasi yang dilakukan awak media, senin 28/9/2020, Kepala cabang Bank Sumut Tebing Tinggi, Suwandi tidak dapat dijumpai dan dikatakan sedang berada diluar, walaupun sudah dikatakan bahwa diperlukan jawaban konfirmasi langsung dari pimpinan, Wawan selaku kepala bagian umum tidak bersedia menghubungi dan untuk membuat janji konfirmasi tetap tidak diberikan peluang untuk bertemu.
” Kepala kantor sedang berada diluar dan tidak dapat dihubungi” kata Wawan.
” Apakah pihak Bank Sumut cabang Tebing Tinggi melakukan bantahan atas pemberitaan di media, terkait adanya dugaan korupsi di tubuh Bank Sumut cabang Tebing Tinggi…?’. Tanya awak media.
” Saya tidak dapat memberikan jawaban atas pertanyaan Bapak “. jawab Wawan.
Ketika ditanyakan bagaimana agar dilakukan konfirmasi lewat ponsel(HP) kepada Kepala Kantor, Wawan tidak bersedia memberikan nomor ponsel dan juga diminta untuk dilakukan konfirmasi ke Bank Sumut Medan , Wawan mengatakan tidak mengetahui siapa yang harus dihubungi di Medan dan tidak mengetahui bagian hubungan masyarakat (Humas) di Medan.
Dari sikap Wawan kepada awak media, pihak Bank Sumut menutup diri untuk dilakukan konfirmasi dan tidak memiliki data untuk melakukan komunikasi kepada sesama di internal Bank Sumut sehingga menimbulkan kesan Bank Sumut tidak transparan dan memiliki manajemen yang kurang layak untuk panutan masyarakat ditambah lagi adanya unsur dugaan korupsi yang sedang terjadi.
Bagaimana perilaku internal dan sikap yang ditunjukkan kepada masyarakat menunjukkan bahwa Suwandi selaku Pimpinan Bank Sumut cabang Tebing Tinggi perlu segera dilakukan pemeriksaan atas adanya dugaan korupsi di tubuh bank Sumut cabang Tebing Tinggi..(GSM)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah