Tanaman Warga Kampung Pertumbukan dihancurkan oleh Kekuasaan Perusahaan Perkebunan PTPN II

Langkat , — IvoryNews.co.id
Warga Kampung Pertumbukan , Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, merasa resah dan ketakutan akibat perbuatan perusahaan perkebunan  milik pemerintah PTPN II dimana telah terjadi okupasi atas lahan tanah yang telah dikerjakan warga selama puluhan tahun.
Dengan alat berat pihak PTPN II melakukan perataan tanah yang sudah ditanami jagung dan bahkan sedang berbuah, hal ini dilakukan dari hari kamis (10/09/2020) sampai selasa (14/09/2020) di Desa Banyumas dan Desa/Kampung Pertumbukan.
Kejadian hari kamis (14/09/20) warga tidak mampu menunjukkan reaksi  karena tanah mereka kerjakan dan tanaman mereka dirusak dan dihancurkan dengan alat berat, dengan dikawal oleh ada sekitar 50 orang Security Perkebunan dan pihak aparat keamanan dari Polres  Langkat dan pihak PTPN II dibantu dari aparat militer.
Dari pantauan di lokasi , warga yang memiliki tanaman sangat ketakutan dan dengan sedih melihat tanaman mereka dihancurkan dan mereka takut menunjukkan reaksi karena  tidak punya kekuatan dan di lokasi banyak yang berpihak kepada PTPN II.
“ Kami tidak berani melawan karena tidak berdaya, lahan dan tanaman sedang berbuah dirusak dan dihancurkan. Kami mengerjakan tanah ini sudah puluhan tahun, bagaimana bisa pihak perkebunan (PTPN II-red) mengakui tanah yang kami kerjakan menjadi milik mereka?? “. Kata warga yang tidak mau disebut namanya.
Awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak PTPN II di lokasi kejadian namun ketika dijumpai seorang pegawai/pejabat yang diduga menjadi pimpinan pelaksanaan okupasi  melarikan diri dan saat dikejar wartawan malah masuk ke dalam sebuah mobil BK 1273 MS dengan mengunci diri didalamnya.
“ Apakah dibolehkan merusak tanaman yang sedang berbuah dengan semena-mena dan dikawal dengan aparat…bagaimana ini hukumnya? “ Tanya seorang  warga yang menyaksikan okupasi. Namun pertanyaan tersebut tidak diperoleh jawaban karena orang yang hendak dilakukan konfirmasi  telah bersembunyi.
Terjadinya perusakan tanaman warga di lokasi tanah Ulayat Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) KP Pertumbukan, dilakukan oleh pihak PTPN II dengan tidak menunjukkan bukti pemilik tanah dan dilakukan dengan pengawalan Security, aparat militer , sehingga menunjukkan kekuatan sebuah kekuasaan atas rakyat yang tidak berdaya. Namun ketika ada yang mencaritau legalitas atas apa yang mereka lakukan malah lari dan bersembunyi.
Sampai dengan berita ini dinaikkan, belum dapat dilakukan konfirmasi kepada pihak PTPN II dan belum diketahui keabsahan tindakan okupasi yang dilakukan oleh pihak PTPN II. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Mobil BekasSeva Mobil Bekas
Memilih Mobil BekasMemilih Mobil Bekas
Tips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil BekasTips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil Bekas