Diarak, Dipukuli dan Dipaksa Sehingga Mengakui Sebagai Tersangka Pemerkosaan.

Belawan , — IvoryNews.co.id
Tak terima adiknya diculik dan dipermalukan dengan tuduhan pemerkosa di depan publik, Elida (23) melaporkan tiga terduga pelaku berinsial S dan dua temannya, ke Mapolres Pelabuhan Belawan, Jumat (144/8/2020).
Selepas membuat pengaduan, Elida warga Lk X, Kelurahan Terjun, menceritakan kisah pilu yang menimpa adiknya berinsial T (17), terjadi pada Selasa (4/8/2020) pukul 23.00 WIB.
Malam itu korban masih bekerja di Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Regas Pulau, tiba-tiba dijemput S bersama dua orang lainnya. Adiknya kemudian dibawa paksa ke rumah Mak Intan, di Jalan Marelan, Kelurahan Tanah 600. Di rumah itu, adiknya T yang sudah yatim piatu dipaksa untuk mengakui telah memperkosa kerabat pelaku yang bernama inisial S.
“Di rumah itu adik saya dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak dia lakukan, bahkan mengalami kekerasan fisik dan dipermalukan di depan publik hingga trauma,” terang Elida, kesal.
Rabu (5/8/2020) pagi, adiknya dibangunkan dengan cara ditendang, lalu diarak sepanjang jalan Marelan dengan baju yang ditempeli tulisan “Aku Pemerkosa”. “Selain tindakan penculikan, penyekapan dan diarak di depan publik jelas jelas pelanggaran hukum. Saya atas nama keluarga menuntut keadilan,” tegas Elida sembari menitiskan air mata.
Masih menurut adiknya, tindakan pengarakan berhenti setelah beberapa warga protes atas tindakan S bersama rekan-rekannya. Selanjutnya T diserahkan ke Polres Belawan. “Karena trauma dianiaya S bersama rekan-rekannya, akhirnya adik kami mengakui perbuatan yang dituduhkan kepada penyidik,” terangnya.
Atas tindakan kesewenang-wenangan ini, Elida menuntut keadilan melaporkan kembali S bersama rekan-rekannya dengan bukti lapor LPM : STTPLM/150/VIII/2020/SPK-TERPADU, yang diterima Briptu Aris Rahman diketahui Ka SPKT Ipda Khairi Amri.
Di tempat terpisah, saksi Helmi dan Fandi mengakui jika T dibawa dua pria dan satu wanita dari tempat bekerja. Ketiganya membawa paksa T dengan tuduhan pencabulan terhadap keluarganya. “Saya melihat T dibawa 3 orang, 2 laki laki dan satu wanita. Salah satunya bernama S anak Pasar 1 Marelan,” kata Helmi..(Han)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Mobil BekasSeva Mobil Bekas
Memilih Mobil BekasMemilih Mobil Bekas
Tips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil BekasTips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil Bekas