Kepala Desa Penonggol di Kabupaten Serdang Bedagai Jarang Masuk Kantor

Serdang Bedagai , — IvoryNews.co.id
Kepala Desa Penonggol,, Kecamatan Tebing Tinggi di Kabupaten Serdang Bedagai jarang masuk melaksanakan aktipitas pemerintahan di desa yang dipimpinnya sehingga warga  selalu mengalami kesulitan dalam urusan yang menyangkut Pemerintahan Desa.
Hal ini diungkapkan warga desa Penonggol dan Kepala Desa (Samsuri-red) membuat masyarakat Desa Penonggol banyak yang kecewa . Salah seorang Ibu setengah baya insial  R mengeluh kepada awak media Ivory News sewaktu diajak berbincang di halaman Kantor Desa Penonggol hari Selasa, 14/07/20 pukul 11.00  WIB  dan mengatakan,” menyesal saya mas memilih kepala desa yang ini ” katanya dengan nada kesal, ” kalau tau bakal begini kita tidak bakal memilih dia walau dikasih uang “.  keluhnya. Bayangkan saja bang, saya sudah tiga kali ke kantor desa ini selalu tidak ketemu Kepala Desa ,.katanya.
Kekecewaan masyarakat Desa Panonggol ini selain karena Kadesnya jarang ada ditempat, Samsuri juga tidak peka terhadap aspirasi masyarakat terutama dalam hal penggunaan Dana Desa yang tidak transparan dan sepertinya semaunya sendiri.
Ada terindikasi penggunaan Dana Desa tidak digunakan untuk kepentingan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dari dokumentasi kegiatan desa kelihatan hanya sekedar untuk kebutuhan SPJ saja.
Sebagai salah satu contoh penggunaan Dana Desa yang tidak aspiratif ini adalah Pengerasan Jalan yang tidak merupakan kebutuhan prioritas  masyarakat, karena jalan tersebut adalah jalan dalam lingkungan pondok atau perumahan karyawan Afdeling I PTPN 4 yang merupakan tanggung jawab pihak kebun dalam hal ini pihak PTPN 4. Kelihatan sekali ada kepentingan pribadi dalam pembangunan-pembangunan jalan yang terlalu dipaksakan ini.
Padahal dalam suasana kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat akibat Pandemi Virus Corona Covid 19 ini, alokadi Dana Desa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 30.630.000 untuk perkerasan jalan yang menurut baliho plang proyek , jalan ini adalah sepanjang 115 meter dan lebar 3 meter ,dianggap kurang bermanfaat ini sangat tidak tepat dimana seharusnya dana pembangunan jalan ini dapat diprioritaskan untuk membantu kesulitan ekonomi masyarakat dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Ketika  awak media Ivory News turun langsung melihat jalan yang dikeraskan tersebut, lebar jalan yang dikeraskan lebarnya tidak sampai 3 meter dan material yang digunakan sangat tidak layak dan pengerjaannya asal jadi dan menurut keterangan beberapa orang warga, bahwa proyek perkerasan jalan ini dibuat untuk mengakomodir kepentingan konco konconya Samsuri.
Dalam hal penyaluran Bantuan Langsung Tunai  atau BLT, juga sangat nyata ada pilih kasih, banyak penerima BLT ini adalah orang orang yang mampu, memiliki rumah gedung, punya sepeda motor bagus lebih dari satu, dan mempunyai kebun sawit yang selalu menghasilkan uang dan pendapatan.
” Itu pulalah yang mendapatkan BLT di Desa Penonggol ini,”. komentar R seorang Bapak, warga Desa Panonggol ketika ditemui awak Ivory News di seputaran kantor Desa Panonggol.
Mengamati langsung pelaksanaan Pemerintahan Desa Penonggol Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai, awak media Ivory News menemukan banyak kejanggalan dan indikasi ketidak mampuan Samsuri sebagai Kepala Desa Penonggol. Secara kasat mata hal tersebut kelihatan bahwa kantor desa tidak memiliki papan plank kantor desa.
” Masyarakat juga tidak mengetahui Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Tidak pernah ada papan atau plank informasi mengenai Dana Desa di Penonggol ini, ” kata.seorang warga.
Hal ini memang terindikasi bahwa Samsuri Kepala Desa Penonggol sengaja menyembunyikan hal hal yang terkait dengan penggunaan Dana Desa kepada masyarakat sehingga tidak pertanyaan dari warga.
Kepala Desa Penonggol sebagai kepala wilayah desa yang berfungsi mengurusi kebutuhan rakyatnya dalam pembangunan, ekonomi, sosial dan kemasyarakatan seharusnya dapat menjadi pengayom bagi seluruh warganya, bukan hanya mementingkan dirinya sendiri. Masyarakat mengharapkan Camat  Tebing Tinggi dan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai dapat mengadakan evaluasi dan pembinaan kepada Kepala Desa Penonggol ini dan atas pemakaian dana desaagar dilakukan penyelidikan. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Mobil BekasSeva Mobil Bekas
Memilih Mobil BekasMemilih Mobil Bekas
Tips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil BekasTips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil Bekas