Proyek Swakelola dijadikan sebagai Pembohongan Publik

Medan , — IvoryNews.co.id
Pekerjaan Pengecoran dinding alur parit yang terbilang proyek swakelola yang dikerjakan berdasarkan usulan dari pihak Kelurahan Tanjung Mulia Hilir,yang  dikerjakan oleh Dinas PU Kota Medan tahun anggaran 2020, di jalan Kawat 7 tembus ke jalan  Kayu putih  di lingkungan 8 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, tak mesti tampilkan plank proyek.
Menurut informasi salah seorang pekerja di lapangan ketika ditemui wartawan Kamis (25/6/2020) saat ditanya  pekerjaan apa yang sedang dikerjakan dan siapa pemborongnya diperoleh informasi bahwa proyek swakelola tersebut dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.
” Pengecoran dinding alur parit pak, dan pemborongnya pak Am , orang sini yang tinggal di Alfaka 7,”kata salah seorang pekerja.
Untuk mendalami informasi tersebut ketika awak media langsung di lokasi  pekerjaan ditemui tumpukan besi yang sudah berkarat dengan tumpukan kayu sedang mau dipakai untuk pengecoran, apakah bisa besi yang diduga barang bekas bisa dipakai untuk digunakan untuk pekerjaan  baru yang terbilang anggaran tahun 2020 dari Dinas PU Kota Medan.
Upaya konfirmasi kepada kepala UPT Wilayah Medan Utara, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Ansharuddin Noor ST, melalui WhatsApp pribadinya saat dimintai tanggapannya terkait berita yang sudah dimuat, diperoleh penjelasan ” untuk lebih pasnya ditanyakan ke kantor Dinas PU yang di jalan Pinang Baris.. karena itu pak..itu sistemnya Swakelola Dinas PU Kota Medan tahun anggaran 2020,”katanya..
” Informasi di lapangan dari salah seorang pekerja yang menyatakan sebagai pemborong pak Am.. berapa anggarannya dan kenapa tidak ada plank tolong di jawab pak!”.. tanya awak media.
“Yang namanya swakelola mana ada si pemborongnya, yang ada seluruh bahan yang ada dikeluarkan melalui prosedur kedinasan dan saya selaku mengawasi dan pelaporan ke Dinas, karena bagian Utara Medan merupakan bagian tugas saya,”jawabnya.
Dalam penjelasan tersebut tidak disebut besarnya anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia cq. Pemerintah Daerah yang dananya bersumber dari APBN maupun APBD sehingga jika terjadi penggelembungan dalam pengeluaran ataupun mark up biaya yang dikeluarkan , tidak ada yang mengetahui dan bahkan tidak diketahui siapa yang melakukan pengawasan .
Dalam hal ini Pemerintah Kota Medan melalui Dinas pekerjaan umum telah melakukan pembohongan publik dengan tidak memberitahukan besaran anggaran yang dikeluarkan untuk proyek pengecoran dinding alur parit di jalan Kawat 7 tembus ke jalan  Kayu putih  di lingkungan 8 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
” Siapa yang perduli…dan siapa yang mengetahui.., jika ada penyelewengan ?”. Kata warga yang kebetulan lewat sambil mengangkat bahu..(Han)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Mobil BekasSeva Mobil Bekas
Memilih Mobil BekasMemilih Mobil Bekas
Tips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil BekasTips Bermanfaat Untuk Membeli Mobil Bekas