Kantor Desa Lama, Kec Hamparan Perak Gunakan Pintu Fingerprint Doorlock Terduga Hindari Pantauan Wartawan dan OTT

Hamparan Perak,-IvoryNews.co.id
Kebijakan Muliono selaku Kepala Desa di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang yang dengan sengaja memasang pintu ruangan kantor dengan  kunci Fingerprint Doorlock mengundang pertanyaan besar dan disinyalir telah ada maksud tertentu sehingga meresahkan masyarakat.
Dalam penggunaan pintu sistem Fingerprint Doorlock yang bertuliskan adanya larangan masuk ke ruangan itu selain meresahkan masyarakat, pintu di ruangan kantor dengan  kunci akses pintu masuk dengan sidik jari di Kantor Desa Lama diyakini untuk menghindari pantauan Wartawan maupun LSM serta menghindari jeratan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum atas kegiatan bilamana terjadi penyimpangan pada pelayanan masyarakat.
Pantauan IvoryNews.co.id di kantor Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang terlihat masyarakat yang akan mengurus surat menyurat tidak dibenarkan memasuki ruangan Kepala Desa maupun ruangan seksi-seksi yang ada di Kantor tersebut.
Masyarakat yang akan berurusan hanya sampai pada ruangan tamu Kantor Desa Lama dan wajib menunggu antrian sesuai giliran yang mereka tentukan di ruangan tunggu yang sengaja disediakan.
Sementara untuk masuk ke ruangan Kepala Desa maupun ke ruangan Sekretaris Desa dan juga ke ruangan Kasi Pemerintahan bersama ruangan Kaur Umum dan Perencanaan di Kantor Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kab Deliserdang terhambat oleh pintu sistem Fingerprint Doorlock.
Pintu sistem Fingerprint Doorlock hanya terbuka bilamana sidik jari yang sudah terprogram saja yang bisa membukanya, hal ini terkesan adanya dugaan upaya kepala Desa Muliono untuk menghalau bentuk pemantauan bagi pihak terkait setiap menjalankan roda Pemerintahan di Desa Lama tersebut.
Kepada IvoryNews.co.id ketika sejumlah masyarakat ditemui di Kantor Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kab Deliserdang Jumat (13/03/2020) mengakui dengan adanya pintu sistem Fingerprint Doorlock masyarakat merasa resah, dan masyarakat yang akan melakukan urusan apapun tidak bisa memasuki ruangan untuk berhadapan dengan petugas yang dituju.
“Kepala Desa Lama Bapak Muliono telah membuat sistem berbeda dengan Kantor Desa lainnya, di Kantor Desa Lama kini tidak sembarangan untuk memasuki ruangan, baik ruangan Kepala Desa maupun ruangan Sekdes dan juga ruangan seksi-seksi yang ada di dalam, pintu masuk sudah dibuat dengan sistem pintu Fingerprint Doorlock yang hanya boleh masuk bagi pegawai dan orang-orang tertentu saja.”Kata Warga.
Dijelaskannya lagi ,”Kalaulah sistem menggunakan pintu Fingerprint Doorlock diberlakukan di Kantor Desa Lama ini, ada dugaan kalau aktifitas pekerjaan mereka sekarang penuh dengan rahasia dan tidak boleh diketahui oleh orang lain dan ini bukan alasan untuk menjaga keamanan.
Sebab selama ini sebelum kantor Desa Lama menggunakan  pintu Fingerprint Doorlock tetap aman dan masyarakat dalam melakukan segala urusan tidak terkendala, dan bahkan di dalam kantor juga terpasang CCTV untuk melakukan pemantauan bagi siapa saja yang ada di Kantor Desa Lama ini.
” Dan kami merasa resah dengan adanya pintu Fingerprint Doorlock di Kantor Desa ini, sebab warga masyarakat dalam setiap urusan kerap terkendala yang harus antri dalam menerima pelayanan,”Ungkap Anto yang mengaku Warga Desa Lama.
Kasi Pemerintahan Kantor Desa Lama yang berhasil ditemui Wartawan mengakui kalau ruangan kantor tersebut dilengkapi dengan pintu Fingerprint Doorlock merupakan gagasan dan kebijakan Kepala Desa Muliono.
“Ruangan kantor Desa Lama dengan menggunakan sistim pintu Fingerprint Doorlock diberlakukan tidak ada larangan, dan ini untuk menjaga keamanan agar masyarakat juga Wartawan tidak sembarangan masuk ke ruangan Kepala Desa maupun ruangan-ruangan yang ada dalam kantor ini,”Kata Pejabat Kasi Pemerintahan di Kantor Desa Lama tersebut.
Dijelaskannya lagi ,”Kebijakan Kades Muliono dengan membuat sistem pintu Fingerprint Doorlock di kantor Desa lama tidak menggunakan anggaran biaya bersumber dari APBDes, namun anggaran tersebut diambil dari biaya Pak Kepala Desa itu sendiri,”Terangnya.
Namun ketika Wartawan mencoba untuk konfirmasi upaya menemui Kepala Desa Lama Muliono, pejabat Kasi Pemerintahan Desa Lama tersebut terkesan menutup-nutupi keberadaan Kepala Desa  dengan alasan Kades tidak berada ditempat.
Adanya dugaan menutupi berbagai permainan di Kantor Desa Lama. Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang yang disinyalir sengaja membuat pintu sitem Fingerprint Doorlock, perlu kiranya di kaji ulang peruntukannya, sebab dengan adanya pintu tersebut mengundang kecurigaan terduga adanya kegiatan negatif yang tidak bisa terpantau oleh Public.(Rosi).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah
Seva Pusat Mobil MurahSeva Pusat Mobil Murah