Iran Kembali Gempur Pasukan AS hingga Dubes Inggris Ditangkap

Iran, –IvoryNews.co.id
Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Minggu (12/1). Mulai dari Iran kembali tembak rudal ke pasukan Amerika Serikat hingga Dubes Inggris ditangkap di Teheran atas tuduhan menghasut massa anti-pemerintah.

1. Iran Kembali Tembak 8 Rudal ke Pangkalan Militer AS di Irak

Sejumlah rudal Iran berturut-turut menghajar pangkalan militer udara Irak yang juga menjadi basis tentara Amerika Serikat di utara Baghdad, Irak. Serangan ini melukai empat prajurit setempat, seperti dilaporkan pihak militer Irak, Minggu (12/1).

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa delapan rudal tipe Katyusha mendarat di lapangan udara militer Irak Al-Balad. Serangan beruntun ini melukai dua petugas Irak dan dua penerbang.

Al-Balad adalah basis udara pesawat F-16 Irak. Pesawat ini dibeli dari AS untuk meningkatkan kapasitas militer udara negara itu.

2. Jepang Prihatin soal Klaim China di Perairan Natuna

Jepang menyatakan keprihatinan atas insiden kapal-kapal ikan “asing” yang menerobos Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan dekat Natuna, Kepulauan Riau, baru-baru ini.

Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jepang Atsushi Kaifu menuturkan insiden itu berupaya mengubah status quo yang selama ini ada di Natuna, terlebih Laut China Selatan secara keseluruhan.

“Kami telah mengamati insiden ini secara dekat karena kami (Jepang-Indonesia) memiliki posisi dan keprihatinan yang sama terkait isu Laut China Selatan. Langkah unilateral yang mencoba mengubah status quo ini sangat mengkhawatirkan,” kata Kaifu kepada wartawan dalam jamuan makan malam di Jakarta.

3. Dubes Inggris Ditahan di Iran atas Tuduhan Penghasutan

Duta Besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire dikabarkan telah ditahan di Teheran. Penangkapan ini mendapat reaksi dari pemerintah Inggris yang menyebut Iran melanggar hukum internasional atas penangkapan dubes Inggris.

Media Iran menjelaskan duta besar Rob Macaire ditangkap di dekat Universitas Amir Kabir, selanjutnya Ia ditahan lebih dari satu jam sebelum dibebaskan.
Sebelumnya, Kantor Berita Tasnim yang berbasis di Teheran melaporkan bahwa penahanan Rob Macaire oleh otoritas Iran dengan tuduhan menghasut massa anti-pemerintah dikutip dari Antara.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »