Bela Iran, China Sebut AS Salahgunakan Kekuatan Militer

China,, -IvoryNews.co.id
China menegaskan serangan Amerika Serikat di Irak yang membunuh jenderal Iran, Qasem Soleimani, melanggar norma internasional.

Beijing menuturkan Washington seharusnya tidak menyalahgunakan kekuatan militer, tapi mencari solusi melalui dialog dalam menyelesaikan konflik dengan Iran.

Pernyataan itu diutarakan Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat bertemu dengan Menlu Iran Javad Zarif di Beijing pada Sabtu (4/1).

“Operasi militer AS yang berbahaya melanggar norma dalam hubungan internasional dan akan memperburuk ketegangan dan turbulensi di kawasan,” kata Wang di hadapan Zarif.

Dikutip AFP, Wang menuturkan China menentang segala bentuk penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional. Menurut dia, tidak ada solusi dan jalan keluar yang baik jika suatu negara memilih jalan militer dan tekanan ekstrem lainnya.

Serangan udara pesawat tak berawak AS menewaskan Soleimani pada Jumat pekan lalu. Soleimani tewas saat baru menuruni pesawat di Bandara Baghdad, Irak.
Serangan itu memicu kekhawatiran akan perang regional antara Iran dan AS.
Teheran berjanji akan membalas serangan AS tersebut dengan seberat-beratnya.
Selain China, sejumlah negara seperti Prancis dan Rusia menganggap serangan AS terhadap Iran itu memicu ketegangan di Timur Tengah. Prancis dan China mendorong seluruh pihak terkait untuk menahan diri dan tak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana.
China merupakan anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan merupakan salah satu mitra kunci Iran. China merupakan importir utama minyak Iran.
China bersama Iran dan Rusia juga menggelar latihan bersama angkatan laut di Samudera Hindia dan Teluk Oman pada pekan lalu.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »