Persiapan SEA Games Filipina Lebih Buruk dari Malaysia

IvoryNews.co.id
SEA Games 2019 yang berlangsung di Manila, Filipina, terasa lebih buruk jelang pembukaan dibandingkan dua tahun sebelumnya saat digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

SEA Games 2019 yang baru secara resmi dibuka pada 30 November tersebut menjadi sorotan khususnya media-media di Asia Tenggara. Bukan karena persiapan ajang edisi ke-30 yang matang, melainkan jauh dari kata sempurna.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan CNNIndonesia.com, para atlet mengeluhkan akomodasi seperti ketersediaan hotel dan makanan yang jauh dari ideal. Bahkan awak media juga mengeluhkan proses akreditasi liputan yang belum rampung. Saat SEA Games 2017, hal-hal semacam itu tidak menjadi persoalan jelang pembukaan.

Ajang dua tahunan tersebut memang biasanya mulai lebih cepat sebelum resmi dibuka. Hal itu lantaran ada beberapa cabang olahraga yang lebih dahulu melangsungkan pertandingan agar bisa selesai tepat waktu.

Di SEA Games 2019, cabang olahraga seperti polo, polo air, netball, floorball, sepak bola, ice skating, layar, dan windsurfing, berlangsung lebih dahulu sejak 24 November. Otomatis, para awak media pun datang lebih cepat. Namun, panitia penyelenggara tampak tidak siap menghadapi gelombang peliput maupun penonton SEA Games 2019.

Di Bandara Internasional Ninoy Aquino, misalnya, tidak ada jalur khusus bagi para awak media untuk melewati imigrasi. Pernak-pernik atau dekorasi yang menggambarkan sedang merayakan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu juga tidak terasa.

Berbeda saat SEA Games 2017, para awak media langsung mendapat pelayanan yang maksimal setiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Para peliput langsung disambut, melewati imigrasi dengan mudah, dan segala hal tentang ajang tersebut dapat dilihat di mana-mana.
Selain itu, fasilitas di setiap venue olahraga kelas dunia di Malaysia juga sudah siap. Berbeda dengan fasilitas di Filipina yang dikecam pelatih timnas sepak bola Thailand Akira Nishino karena tidak memadai. Fox Sports Asia melaporkan Nishino bahkan meminta pemain Thailand berlatih di jalan karena jarak antara hotel dan lapangan tempat latihan yang jauh.
Memang SEA Games 2017 di Malaysia pun tidak sepenuhnya sempurna. Banyak kejadian kontroversial yang terjadi saat ajang tersebut resmi dibuka seperti gambar bendera Indonesia dibuat terbalik di buku souvenir yang diberikan panitia kepada tamu VIP, timnas sepak bola putri Myanmar tidak dijemput dari venue ke hotel setelah mengalahkan tim tuan rumah 5-0, dan lain sebagainya.

Namun dari pengalaman IvoryNews.co.id jelang pembukaan pada kedua ajang tersebut, Malaysia menunjukkan lebih siap dalam penyelenggaraan dibandingkan rentetan masalah di Filipina.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »