Imanta Dituduh Pencuri, Majelis Hakim PN Binjai Minta Keterangan Saksi Verbal Lisan Dari Penyidik

Binjai,,-IvoryNews.co.id
Ketua majelis hakim pengadilan negri Binjai yang diketuai oleh Fauzul Hamdi, S.H., M.H Selasa (08/10) mendengarkan keterangan dari penyidik yang menjadi Saksi Verbal Aiptu Edi dalam  perkara tuduhan pencurian kepada Imanta Singalo Sitepu di lokasi PDAM Tirta Sari yang berada di Binjai Selatan.
Pemanggilan penyidik Aiptu Edi yang menjadi Saksi Verbal dipengadilan Negri Binjai untuk meminta penjelsan yang dituding adanya dugaan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi terdakwa yang tidak sesuai dipersidangan.
Dipersidangan saksi terdakwa mengakui kalau isi BAP dalam memberikan keterangan kepada penyidik tidak sesuai dengan sebenarnya dipersidangan, dan bahkan adanya dugaan rekayasa tanda tangan saksi terdakwa yang tidak sesuai dengan aslinya.
Hal tersebut dikatakan Saksi terdakwa Mery Br.Tarigan yang didampingi  Yahmad Sembiring alias Cuba  Warga Marcapada, Binjai Selatan kepada Reporter Ivory News.co.id saat berada di Pengadilan Negri Binjai mengatakan ,”bahwa keterangan Saya yang ada di BAP penyidik tidak sesuai dengan BAP di pengadilan, Kata Mery.
Dijelaskan Mery lagi ,”kepada penyidik saya menjelaskan kalau Saya mendapat informasi melalui Messenger telepon Seluler Saya soal adanya kejadian pencurian pada Tanggal 31 Mei 2019 sekira Pukul 23.00.Wib, namun dari BAP yang dihadirkan di persidangan disebutkan kalau Saya mengetahui pada Tanggal 01 Juni 2019 sekira Pukul 05.00.Wib.
Tidak hanya disitu saja, kalau tanda tangan Saya dalam BAP dipersidangan bukanlah  tanda tangan Saya, dan terduga direkayasa dalam maksud-maksud tertentu yang disinyalir untuk mengkaburkan kasaksian Kami dipersidangan, Kata Mery.
Sedangkan dipersidangan yang berlangsung di ruang Chakra PN Binjai, Aiptu Edi yang menjadi Saksi Verbal dihadapan ketua Majelis Hakim Fauzul Hamdi, S.H., M.H bersama 2 orang Hakim anggota dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negri Binjai Hamidah Br.Ginting SH bersama Kuasa Hukum terdakwa Ferdinan,Sembiring,SH dari Advokat Organissi Bantuan Hukum Yesaya 56 mengakui ,”kalau tanda tangan bisa berubah itu, Saya tidak tau, Kata Aiptu Edi.
Adanya dugaan rekayasa BAP oleh penyidik tersebut menurut saksi terdakwa untuk meyakinkan kalau kepada Imanta Singalo Sitepu merupakan pelaku pencurian alat-alat yang ada di PDAM Tirta Sari Binjai atas laporan pengaduan Oknum Satpam yang ditugaskan oleh pihak PDAM Tirta Sari.
Terkait kasus tuduhan atas pencurian kepada Imanta Singalo Sitepu di lokasi PDAM Tirta Sari yang berada di Binjai Selatan yang dilaporkan oleh Sabaruddin Sitepu yang ditugaskan oleh pihak PDAM Tirta Sari Binjai  sebagai Satuan Pengamanan (Sat-Pam) dalam menjaga keamanan aset BUMD Pemko Binjai konon belakangan ini diketahui si pelapor tertangkap atas dugaan perkara pencurian.
Sabaruddin Sitepu ditangkap masyarakat bersama 5 orang rekanya dan diamankan dalam kasus pencurian material dan alat-alat di lingkungan PDAM Tirta Sari Binjai Selatan yang selanjutnya diserahkan kepada pihak Mapolsek Binjai Selatan.
“Dari laporan pengaduan oleh Oknum Sat-Pam Sabaruddin Sitepu, terkait tuduhan pencurian kepada Imanta Singalo Sitepu beberapa bulan lalu, dugaan kami ini merupakan trik Oknum Sat-Pam yang dipelihara oleh pihak Tirta Sari Binjai yang dipercaya sebagai pengaman, ternyata maling yang berteriak maling, Jelas Cuba.
Terbukti bahwa beberapa pekan lalu Oknum Sat-Pam Sabaruddin Sitepu tertangkap oleh masyarakat melakuka pencurian di lokasi PDAM Tirta Sari Binjai selatan bersama Cs nya, dan gembong otak pelakunya Dia sendiri, sebab Sabaruddin Sitepu merupakan Sat-Pam yang dipastikan mengetahui keberadaan lokasi dan waktu untuk dilakukan pencurian.
Dan semua pelaku pencurian itu telah meringkuk di sel tahanan Polsek Binjai selatan dan terkabar telah dititipkan oleh Polisi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Binjai, sedangkan barang bukti hasil curian yang diamankan oleh masyarakat sudah diserahkan ke pihak Kepolisian, Ungkapnya.
Masyarakat di sekitar wilayah Binjai Selatan meminta kepada pihak penyidik Kepolisian Polsek Binjai Selatan untuk tidak melepas para pelaku pencurian abaruddin Sitepu dengan alasan apapun, sebab terkabar adanya sejumlah Oknum-oknum yang telah melakukan loby-loby ke pada Polisi untuk upaya mengeluarkan para pencuri dan melepas perkara  hingga pelaku terbebas dari jerat Hukum.
“Sebab selama ini Kami masyarakat, khususnya di Binjai selatan sudah sangat resah dengan kejadian-kejadian pencurian diwaktu malam hari yang tidak tertutup kemungkinan pelakunya didalangi oleh abaruddin Sitepu yang dibantu para Cs nya selama ini, dan terbukti mereka tertangkap dalam kasus pencurian dan kini mendekam di sel tahanan, Kata warga.(Bolang).

Mungkin Anda Menyukai

Translate »