Susul SpaceX, Virgin Uji Terbang Roket Pembawa Satelit

AS,, -IvoryNews.co.id
Virgin Orbit berhasil melakukan tes jatuh roket LauncherOne dari ketinggian 35 ribu kaki pada Rabu (10/7). Berbeda dengan pesaingnya seperti SpaceX dan Blue Origin, Virgin menggunakan pesawat Boeing 747 (Cosmic Girl) untuk membawa roket.

Tes jatuh roket yang dilakukan dari gurun Mojave, California, AS ini dilakukan ketika Cosmic Girl mencapai ketinggian 35 ribu kaki.

Perusahaan milik miliuner Richard Branson ini mengatakan setelah sukses dengan tes jatuh, langkah berikutnya tim akan melakukan serangkaian uji coba untuk tes terbang dalam waktu dekat.

Chief Virgin Orbit, Dan Hart dalam wawancara dengan CNBC mengatakan timnya berencana melakukan peluncuran perdana roket pembawa satelit sebelum September 2019.

Menyusul peluncuran komersial perdana yang rencananya akan dilakukan delapan hingga 10 minggu berikutnya.

Untuk serangkaian uji coba selanjutnya, Virgin tengah menyiapkan enam roket. Hart mengatakan pihaknya berencanya menyiapkan lebih dari 20 roket per tahun.

Dilaporkan CNN, roket LauncherOne disiapkan untuk bisa mengankut satelit mini dengan bobot hingga 500 kilogram. Perusahaan yang berbasis di Inggris ini mengatakan sudah memiliki pelanggan yang akan menggunakan jasanya meluncurkan satelit.

Virgin Orbit merupakan lini usaha Virgin Galactic yang berdiri sendiri sejak 2017. Jika Virgin Galactic berfokus pada misi mengirim manusia ke luar angkasa, Virgin Orbit justru berfokus pada misi pengiriman non-manusia.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »