Dua Motor “Kustom” Tanah Air, Kibarkan Merah Putih di Yokohama

Jakarta,-Ivory News.co.id
Perjuangan para builder lokal unjuk karya di ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 membuahkan hasil positif, dan dua dari delapan sepeda motor kustom yang dibawa rombongan Kustomfest Indonesia Attack 2018 sukses menyabet penghargaan bergengsi.
Keduanya adalah The Falcon karya Queenlekha Coppers asal Yogyakarta yang meraih FKC Mooneyes Pick Picks Award dan Mooneyes Cool Pick Award.
Sementara satunya lagi dari karya Nda King dengan motor kustom RG 545 yang meraih Mooneyes Cool Pick Award, dan kedua motor ini sukses mendapatkan penghargaan di tengah ratusan motor kustom buatan builder ternama yang memiliki kualitas tak diragukan lagi, dan tentunya hal ini menjadi sebuah apresiasi tinggi bagi para pengrajin kustom Tanah Air atas jerih payahnya dalam membangun karya terbaik.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) Triawan Munaf yang datang mengunjungi rombongan Kustomfest Indonesia Attack, menjadi bentuk penghargaan dari pemerintah.
Director Kustomfest Lulut Wahyudi, pun mengaku bangga karena upaya untuk mengenalkan dunia kustom dalam sektor otomotif mendapat atensi yang cukup baik dari pemerintah.
“Ini menjadi sebuah hal yang membanggakan karena negara hadir di samping kami. Ke depannya kami ingin duduk bersama membuat road map perkembangan dunia kustom kulture di Indonesia, dan terima kasih untuk Bekraf yang telah membuka mata bahwa sub sektor ekonomi kreatif di bidang rancang bangun kendaraan menjadi salah satu andalan Indonesia di dunia,” ucap Lulut dalam keterangan resminya yang dikutip dari KOMPAS.com Selasa (4/12/2018) kemarin.
Lulut juga megatakan pencapaian dua motor kustom di ajang internasional ini menjadi sinyal kuat yang menandaka karya builder anak bangsa telah mendapat pengakuan dari negara lain.
Selain itu juga Lulut menyampaikan misi utama Kustomfest Indonesia Attack bukan mengincar kemenangan, tapi lebih ke bagaimana mengangkat kreatifitas dari keberagaman builder dala berkarya agar menjadi sebuat kekuatan di dunia internasional.
“Kami hanya memberikan ruang mewadahi potensi yang dimilliki Indonesia untuk kemudian mengajak partisipasi berbagai pihak, termasuk juga pemerintah dalam mendukung kiprah mereka ke level yang lebih tunggi, level dunia,” kata Lulut.
Secara terpisah, Triawan Munaf juga mengaku bangga setelah menyaksikan sendiri kemeriahan acara Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 yang ikut diikuti peserta dari Indonesia. Triawan berharap prestasi yang diraih dapat memacu para pelaku kreatif lainnya untuk berkarya dan tampil di panggung internasional.
“Bekraf sangat bangga dan mengapresasi tim Kustomfest Indonesian Attack 2018 yang secara langung telah ikut memperkenalkan dan mempromosikan desain produk kreatif anak bangsa melalui rancang bangun motor di tengah ratusan peserta lain dari berbagai negara” ucap Triawan.
TIdak hanya itu, Triawan dan Lulut juga sempat menggundang para para peserta di ajang Hot Rod Yokohama untuk hadir ke Kustomfest 2019 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 5-6 Oktober mendatang.***

Mungkin Anda Menyukai

Translate »