Buruh Bangunan Cabuli 3 Putri Kanadung Dibekuk Sat-Reskrim Polres Binjai

Binjai,-Ivory News.co.id
Satuan Sat-Reskrim Mapolres Binjai Selasa (4/12/2018) kemarin meciduk se-orang buruh bangunan berinisial Nur Hidayat  alias Dayat (39)  saat pulang bekerja dari areal pajak melati Medan terkait kasus pencabulsn terhadap tiga putri kandungnya yang masih dibawah umur.
Aksi bejat yang dilakukan oleh tersangka berdasarkan laporan Polisi no LP/731/XII/2018/SPKT”C”/Res Binjai tertanggal 4 Desember 2018 yang dilaporkan oleh Ibu korban.
Keterangan yang diperoleh Ivory News dari pihak Kepolisian menyebutkan kalau tersangka dalam setahun belakangan ini telah mencabuli anak kandung nya itu secara bergilir ketika istrinya tidak berada dirumah saat bekerja sebagai tukang urut.
Aksi bejat yang dilakukan oleh tersangka ketika anaknya yang masih dibawah umur   masih duduk di bangku sekolah Pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD) itu sedang tidur, dan ayah kandung bejat tersebut mengambil kesempatan dalam melakukan pencabulan secara bergilir kepada ketiga purinya itu dengan dengan cara pemaksaan serta dibawah ancaman.
Kepada Wartawan Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Wirhan Arif Rabu (5/12/2018) menjelaskan ,”tersangka ditangkap berdasarkan laporan pengaduan yang kita terima, dan dari pemeriksaan penyidik PPA tersangka setahun belakangan ini telah mencabuli putri kandungnya secara bergilir” Kata  Wirhan.
Wirhan menambahkan ,”Tersangka awalnya berdalih telah mencabuli ketiga putrinya itu, sementara Ibu kandung ketiga korban itu telah memaksakan diri untuk bekerja sebagai tukang urut sebagai penghasilan tambahan ekonomi keluarga.
Dan itu desebabkan pendapatan tersangka (Ayah korban-red) sebagai kepala rumah tangga upah yang diperolehnya sebagai buruh bangunan tidak cukup untuk membiayai kehidupan keluarga mereka setiap hari nya, Ujarnya.
Sedangkan ketiga anak-anak tersebut yang menjadi korban pencabulan oleh  ayah kandungnya itu masih duduk di bangku sekolah Pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD), dan akibat perbuatanya, tersangka akan Kita jerat Pasal 81 ayat (3) jo pasal 76 D dan pasal 82 ayat (2) Jo pasal 76 E UU No.17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU No.1 tahun 2016 Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman atas perbuatannya, 20 tahun penjara, Papar AKP Wirhan Arif.(Rosi/Red).

Mungkin Anda Menyukai

Translate »