Keira Knightley Larang Putrinya Tonton Film ‘Cinderella’

Jakarta,, -IvoryNews.co.id
Aktris Keira Knightley saat ini tengah disibukkan dengan promosi film terbarunya di bawah produksi Disney, ‘The Nutcracker and the Four Realms’. Meski demikian, aktris berusia 33 tahun itu mengaku bahwa dirinya bukan penggemar film-film yang diproduksi oleh Disney, khususnya yang bertemakan tentang kehidupan seorang putri.

Kala menjadi bintang tamu di The Ellen DeGeneres Show, Selasa (16/10) kemarin, Knightley berpendapat bahwa sejumlah film tentang keputrian milik Disney tidak menjunjung nilai-nilai feminisme yang dianutnya.

Untuk itu, ia pun melarang putrinya yang berusia tiga tahun, Edie Knightley Righton untuk menonton beberapa film Disney. Salah satunya yakni ‘Cinderella’ yang dirilis pada 1950.

“Karena dia [‘Cinderella’] menunggu orang kaya untuk menyelamatkannya. Jangan! Kau harus menyelamatkan diri sendiri,” katanya.

Selain ‘Cinderella’, ia mengungkapkan turut melarang sang buah hati untuk menonton film ‘The Little Mermaid’. Meski mengakui sebenarnya menyukai film tersebut, tapi Knightley merasa bahwa ada nilai yang tak tepat untuk dipelajari anaknya.

“Maksud saya, lagu-lagunya bagus, tapi jangan memberikan suaramu untuk seorang pria. Halo! Tapi masalah dengan ‘The Little Mermaid’ adalah saya suka ‘The Little Mermaid’. Yang ini sedikit rumit, tapi saya tetap melakukannya [melarang],” tambahnya.

Hanya saja, Knightley menjelaskan bahwa tak semua film Disney ia larang. Dirinya mengaku bahwa ‘Finding Dory’ merupakan film favorit di rumahnya.

“‘Frozen’ luar biasa dan ‘Moana’ benar-benar oke,” lanjutnya.

“Ada beberapa yang bagus, tetapi utamanya Dory,” timpal Ellen berusaha mempromosikan film yang melibatkannya sebagai pengisi suara.

Dalam film ‘The Nutcracker and the Four Realms’, Knightley berperan sebagai Sugar Plum Fairy. Untuk mendalami karakter itu, ia mengaku dari ujung kepala hingga kaki dirias dengan glitter.

“Kami syuting hampir dua tahun lalu dan saya pikir saya masih punya glitter itu di rumah saya. Itu sangat sulit untuk menghapusnya. Itu seperti bencana karena saya tertutupi itu selama empat bulan saat sedang membuat film,” ungkapnya.

“Ini bencana. Dan pastinya mulai sekarang dalam kontrak saya, saya tak mau bekerja menggunakan glitter. Sama sekali tidak,” lanjutnya merasa trauma.

 

Mungkin Anda Menyukai

Translate ┬╗