5 Fakta Menarik Jelang Timnas Indonesia vs Myanmar

Jakarta,, -IvoryNews.co.id
Jelang Piala AFF 2018Timnas Indonesia menggelar pertandingan uji tanding menghadapi timnas Myanmar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (10/10).

Laga uji tanding ini diharapkan dapat memacu kesiapan para pemain sebelum berlaga di Piala AFF 2018 yang akan dimulai November mendatang. Setelah menghadapi timnas Myanmar, Andritany Ardhyasa dan kawan-kawan akan menghadapi uji tanding selanjutnya melawan timnas Hong Kong, Selasa (16/10).

Berikut 5 fakta menarik jelang laga Indonesia vs Myanmar

1. Indonesia dan Myanmar Imbang dalam 20 Tahun Terakhir

Sejak 1998, Indonesia telah bertemu Myanmar sebanyak 13 kali. Dari pertemuan tersebut, Indonesia berhasil menang 5 kali, 3 kali imbang dan 5 kali kalah.

Catatan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi para pemain Indonesia karena Myanmar bukan lawan yang mudah menyerah dan senantiasa mampu mengancam pertahanan.

Bahkan, Myanmar sempat melakukan comeback pada laga persahabatan Maret 2017 lalu. Kala itu, Indonesia sempat unggul lewat gol tunggal Ahmad Nur Hardianto. Namun, tim tamu berhasil mencetak tiga gol balasan.

2. Indonesia dikalahkan Myanmar pada Laga Debut Milla

Kekalahan Timnas Indonesia 1-3 dari timnas Myanmar pada Maret 2017 itu merupakan laga debut Milla memimpin skuat Garuda.

Membuka keunggulan dengan menyarangkan bola ke gawang tim tamu terlebih dahulu lewat tandukan Ahmad Nur Hardianto, belum cukup membuat Myanmar menyerah kepada tuan rumah. Meski sempat memiliki beberapa peluang, lini depan tim Merah Putih gagal meraih kemenangan.

3. Kemenangan Besar Indonesia Atas Myanmar

Timnas Indonesia pernah meraih kemenangan besar atas Myanmar. Skor 6-1 ditorehkan pada Piala AFF 1996. Pada Piala AFF 1998 papan skor menunjukkan angka 6-2. Dua tahun berselang di ajang yang sama, tim Garuda menang 5-0.

4. Bima Sakti dan Kurniawan Cetak Gol ke Gawang Myanmar

Dalam pesta gol ke gawang Myanmar pada Piala AFF 1998 dan 2000, dua asisten pelatih Timnas Indonesia yang kini menangani Evan Dimas dan kawan-kawan turut menjadi pencetak gol.

Bima Sakti mencetak satu gol ketika Timnas Indonesia menang 6-2 pada 1998. Dua tahun berselang giliran Kurniawan Dwi Julianto yang menyumbang dua gol ketika tim Merah Putih menang 5-0.

5. Luis Milla tidak hadiri laga

Luis Milla yang sedang menjalani masa penyegaran lisensi kepelatihan dipastikan tidak bisa mendampingi Timnas Indonesia. Sebelumnya Milla juga tidak mendampingi Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan dalam laga uji tanding menghadapi Mauritius satu bulan lalu.

 

Mungkin Anda Menyukai

Translate »