Tangga Penyeberangan Milik Pelindo, Bandar Deli Bikin Rusak Pemandangan Kota Belawan

Medan,, -IvoryNews.co.id
Jelang memasuki hari pilpers yang sudah diambang pintu, pihak Pemko Medan, Polres Belawan, Danlantamal,J uga Camat Belawan,mulai melaksanakan program pembersihan terhadap bangunan tanpa ijin, juga pos polisi dan pedagang kaki lima (PKL), dalam menertibkan tidak pandang bulu, sehingga rubuhkan reklame tanpa ijin yang juga disapu bersih.
Kegiatan ini dimulai dari Sabtu (15/9/2018) yang direncanakan selesai sampai Jumat (28/9/2028).
Dari sekian banyak titik-titik bangunan, pedagang liar juga reklame,  yang dianggap tidak menggunakan ijin, langsung diratakan menggunakan alat berat yang diduga menggunakan alat berat dari Pelindo, sehingga ratusan personil turun langsung ke lokasi dari mulai jalan Sumatra Belawan, sampai jalan Cimanuk.
Dari Pantauan wartawan online,  saat mengunjungi satu persatu lokasi yang sudah diratakan oleh alat berat namun masih ada dugaan kejanggalan yang belum dirubuhkan oleh pihak-pihak yang terkait, misalnya bangunan milik swasta yang menamakan PT.Kereta Api, Juga jembatan penyeberangan milik Pelindo, sehingga Kota Belawan yang direncanakan bersih tapi masih kelihatan kumuh hingga merusak pemandangan Kota Belawan.
Menurut keterangan salah satu Ketua LSM Terpido Limbong saat dimintai tanggapannya kepada wartawan, ia menegaskan, ” baiknya terkait masalah ini kita amati saja, lagian pun belum tentu jembatan penyeberangan itu memiliki ijin, sedangkan belum tentu juga masalah perkerjaan mengenai jembatan itu semuanya benar, dari sisi besi juga mari kita amati ulang kembali, dikuatirkan kalaulah tidak kita amati dengan teliti bisa-bisa Jembatan ini tidak tahan lama, entah pun bisa rubuh tanpa dirubuhkan karena besi dan kekuatan sedikit disangsikan,”….kata Limbong.
Upaya konfirmasi melalui handphone selulernya kepada bagian kepala teknisi pihak Pelindo, bernama Bernas tidak pernah bisa dihubungi, sementara penelusuran berbalik ke kantor Pelindo Belawan, saat ditanya anggotanya pihaknya saling tutup menutupi keberadaan big bosnya, dengan alasan bos tidak berada ditempat.
(Handoko)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »