Cara Ukur Kedaluwarsa Ban Biar Tidak Diperdaya

Jakarta ,, –IvoryNews.co.id
Pada setiap ban terdapat kode produksi yang menunjukan waktu pembuatan sebagai bagian dari aturan internasional. Dari situ bisa diketahui kapan waktu kedaluwarsa ban.
Pada umumnya kode produksi ban terdiri dari empat digit angka. Pemahamannya, dua digit pertama menunjukan informasi pekan pembuatan dan dua digit lainnya menandakan tahun.
“Jadi kaya ada tulisannya 5018. Itu maksudnya pekan ke-50 di tahun 2018 dia produksi,” jelas Deputy General Manager YHI Indonesia selaku distributor ban Yokohama Eka Satria saat ditemui beberapa waktu lalu.
Contoh lain, bila tertera 1903, berarti ban itu diproduksi pada pekan ke-19 tahun 2003.
Eka menjelaskan ban akan kedaluwarsa bila berusia lima tahun setelah diproduksi. Maka itu penting buat konsumen mengecek kode produksi saat membeli ban baru.
Jangan sampai ban yang sudah terlalu lama disimpan dealer yang dibeli. Bila seperti itu konsumen rugi karena masa pakai ban jadi lebih pendek.
Selain kode produksi, Eka juga menjelaskan umur ban bisa dideteksi lewat pengecekan fisik. Ban kedaluwarsa disebut permukaannya retak-retak atau karetnya telah mengeras.
“Kalau ini mungkin kalau orang awam agak susah ya. Tapi ini penting untuk diperhatikan karena apa-apa kan ban itu berhubungan dengan keselamatan pengendara,” ujarnya.
Peran ban sangat penting sebab satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Fungsi ban ada banyak, mulai dari menahan beban, peredam, hingga menentukan kontrol kemudi si pengendara.
Memilih ban yang tepat bisa jadi faktor penting kenyamanan sekaligus keselamatan.
Simpanan dealer
Menurut Eka, konsumen bisa lebih tidak khawatir jika membeli ban di distributor resmi. Bahkan bila waktu pembelian sudah lewat beberapa tahun dari kode produksi.
Selama distributor menjaga ruangan penyimpanan ban dengan baik dan benar, papar Eka, usia ban dapat menjadi lebih panjang dari masa kedaluwarsa.
“Asal dari distributornya maupun dealer simpan yang benar, jadi tidak kena sinar matahari, angin keluar masuk cukup, tidak kena air. Kalau penyimpanan baik, ya tidak masalah,” kata Eka.

 

Mungkin Anda Menyukai

Translate »