SpaceX Luncurkan Roket Antarkan Satelit Komunikasi

Jakarta ,, –IvoryNews.co.id
SpaceX kembali meluncurkan roket untuk mengantarkan satelit komunikasi Telstar 18 Vantage milik perusahaan telko asal Kanada, Telesat dan Hong Kong APT Satelite CO. Satelit ini akan menyediakan jaringan komunikasi di Asia. Dengan berat 7060 kilogram, Telstar 18 Vantage merupakan satelit kedua terberat yang pernah diluncurkan SpaceX.

Dilansir dari The Verge, sama seperti peluncuran satelit Merah Putih pada 7 Agustus lalu, Telstar 18 Vantage menunggangi roket Falcon 9 Block 5. SpaceX juga akan meluncurkan Telstar dari Cape Canaveral Air Force Station di Florida.

Misi peluncuran ini memiliki launch window selama empat jam yang dimulai pada 03.28 UTC atau 10.28 WIB. Nantinya tahap pertama Falcon 9 akan mendarat di kapal drone “Of Course I Still Love You” di Samudra Atlantik. Peluncuran ini menandakan peluncuran kelima roket Falcon 9 Block 5.

Roket Falcon 9 Block 5 mampu menjalani setidaknya 10 misi tanpa adanya perawatan yang signifikan. Kendati demikian Elon Musk mengatakan setiap usai menjalani misi, roket masih dibutuhkan inspeksi.

Pada masa mendatang, seluruh peluncuran SpaceX akan menggunakan sistem yang didesain untuk memenuhi visi perusahaan tentang penggunaan kembali roket dengan mengurangi kebutuhan perawatan atau penggantian komponen yang signifikan. Ini akan mengurangi waktu yang dibutuhkan roket siap untuk menerbangkan kargo lagi.

Dilansir dari ArsTechnica, pendaratan roket di kapal drone akan menantang lebih dari biasanya. Pasalnya ada badai Florence yang pada waktu peluncuran masih berjarak 1000 km. Badai Florence mengakibatkan gelombang laut lebih berombak.

SpaceX akan mengistirahatkan Falcon 9 Block 5 selamat kira-kira satu bulan sebelum meluncurkan satelit milik Argentina. Patut disoroti, peluncuran ini merupakan upaya pertama Space X untuk mendaratkan Falcon 9 bukan di kapal drone, tapi di landasan udara Vandenberg Air Force Base.

Sebelumnya pada 7 Agustus, Falcon 9 Block 5 berhasil mengantarkan satelit Merah Putih ke luar angkasa. Satelit ini akan ditempatkan di 108 derajat Bujur Timur (108 BT).

Falcon 9 mampu membawa beban hingga 22 ton, sementara satelit Merah Putih sendiri berbobot 5,8 ton saja. Sementara Falcon Heavy mampu membawa muatan hingga 64 ton.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »