Seorang Reporter Perempuan asal Kolombia Dilecehkan saat Siaran Langsung Piala Dunia

Moskow , — IvoryNews.co.id
Seorang jurnalis koresponden asal Kolombia untuk stasiun televisi Deutsche Welle (DW) Espanol dilecehkan saat siaran langsung peliputan Piala Dunia di Kota Saransk.
Perempuan bernama Julieth Gonzalez Theran itu sedang melaporkan situasi di lokasi menjelang pertandingan Rusia vs Arab Saudi pada 14 Juni lalu.
Gonzalez Theran dilecehkan oleh seorang pria yang tak disebutkan identitasnya, namun wajah pelaku terpampang jelas di kamera. Pelaku meremas dada korban serta menciumnya.
Demi profesionalitas, Gonzalez Theran tetap melanjutkan siarannya. Setelah itu dia mengeluhkan apa yang dialaminya di dunia maya.
“Kami tak pantas diperlakukan seperti ini. Kami juga patut dihargai dan profesional,” kata Gonzalez Theran.
Dalam pengakuannya kepada stasiun Deutsche Welle, Gonzalez Theran berada di lokasi selama dua jam menyiapkan siaran langsung.
“Saat kami siaran langsung, seorang suporter mengambil keuntungan. Tapi setelah itu (siaran), saat saya mengecek, dia sudah tidak ada,” ujarnya, dikutip dari BBC.
DW mem-posting cuplikan kejadian itu di akun media sosial, dan menyebutkan di caption dengan ‘penyerangan’ dan ‘pelecehan terang-terangan’.
Setelah beredar di dunia maya, komentar pun bermunculan. Banyak yang mengecam pelecehan itu. Namun ada pula yang menganggap bahwa ciuman itu sebagai ungkapan sambutan dan pujian.
Untuk komentar itu, rekan Gonzales di DW, Cristina Cubas, membela, “Itu bukan ciuman, Itu tindakan yang tak diizinkan.”
DW juga mengunggah artikel mengenai kontroversi pelecahan tersebut sepekan setelah kejadian…(IN)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »