Kini Korea Utara Perbolehkan Putar Lagu K-Pop setelah 40 tahun dilarang.

Korea Utara , — IvoryNews.co.id
Setelah 40 tahun lebih, musik Korean Pop atau disingkat K-Pop dilarang di Korea Utara, kini musik khas Korea Selatan ini telah bisa dinikmati berkat adanya Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang yang digelar di Korea Selatan pada 9 Februari hingga 25 Februari 2018.
Lagu-lagu pop asal Korea Selatan pun kini diputar di Korea Utara untuk pertama kalinya. Seperti diberikanan kantor berita pemerintah, The Korean Central News Agency melaporkan bahwa band Korea Utara, Samijyon Orchestra telah memainkan memainkan beberapa lagu Korsel dalam konser di Pyongyang, Jumat 16 Februari 2018.
Konser tersebut diadakan untuk merayakan kembalinya delegasi pop itu dimana mereka mengadakan tur ke Korea Selatan seperti Gangneung dan Seoul. Perjalanan yang dilakukan ini merupakan bagian dari kesepakatan tak terduga yang dilakukan oleh Kim Jong Un dimana dia mengirim ratusan atlet dan Cheerleaders asal Korea Utara ke Olimpade Musim Dingin.
Salah satu pertunjukan di Pyongyang itu membawakan lagu kebangsaan Korea kuno seperti “Arirang” yang populer di kedua sisi perbatasan serta lagu K-Pop dari tahun 1990-an dan 2000-an.
Meskipun K-Pop dilarang di Korea Utara, namun para pemimpin yang telah meninggal seperti Kim Il Sung dan Kim Jong Il dilaporkan sebenarnya menyukai banyak lagu serta sempat membiarkan beberapa lagu pilihannya dimainkan di depan umum pada tahun 2000 setelah sebuah pertemuan antara kedua belah pihak, Korea Utara dengan Korea Selatan.
Sebelumnya, kehadiran K-Pop di Korea Utara berstatus ilegal dan siapa pun yang tertangkap sedang mendengarkannya akan dihukum, bahkan bisa dibunuh.
Tapi hal tersebut tidak dapat menghentikan sebagian orang Korea Utara untuk menikmati musiknya. Pada tahun 2015 warga Korea Utara, Lee Je Son mengungkapkan bahwa ada jaringan kelompok bawah tanah, yaitu orang-orang mendengarkan K-Pop ilegal di rumah yang diredam atau menonton acara TV Korea Selatan yang dilarang di pemutar DVD khusus serta menghapus jejak mereka.
Kini, konser di Pyeongyang yang menjalin hubungan hangat antara para pemimpin di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang telah memberi kedua warga Korea Utara dan Korea Selatan berharap bahwa sebuah resolusi untuk damai dapat dicapai dalam masa depan…(BN)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »