3 Hari Menghilang, jasad Junaidi di Temukan mengambang di Kolam Pancing

Deli Serdang , — IvoryNews.co.id
Junaidi Saputra, ditemukan tewas mengambang di sebuah kolam pancing tak jauh dari kediamannya Jalan Perbatasan, Pasar 12, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, setelah menghilang selama tiga hari. Kamis (1/2/2018).
Saat ditemukan, tubuh dan wajah pria berusia 27 tahun itu, sudah membengkak dan membusuk hingga tak dapat dikenali lagi. Jasad Junaidi pertama kali ditemuan oleh pihak keluarganya yang sebelumnya sudah mencarinya selama tiga hari.
Menurut, Syafrizal Sitohang (54) orang tua kandung korban mengaku, Junaidi menghilang tak ada kabar pada Selasa (30/1/2018) kemarin sore, usai mengerjakan aktifitas sehari-harinya bercocok tanam pohon kemangi.
Karena tak ada kabar, lanjut Syafrizal, ia bersama istri dan keluarga lainnya kemudian melakukan pencarian dengan menanyakan keberadaan korban kepada tetangga disekitar lokasi kediaman mereka. Namun, tak satu pun yang melihat keberadaan anaknya.
Setelah tiga hari melakukan pencarian, sambung Syafrizal, Kamis pagi, ia menemukan anaknya sudah tak bernyawa lagi dan sudah mengambang disebuah kolam yang lokasinya tak jauh dari kediamannya.
“Anak saya memang ada mengalami gangguan kejiwaan. Dan anak saya juga tak pandai berenang,” kata Syafrizal kepada petugas penyidik Polsek Percut Seituan.
Melihat itu, Syafrizal lalu memberitahukan kepada keluarganya yang diteruskan ke pihak ke Polisian Polsek Percut Seituan.
Oleh petugas yang mendapat informasi itu, bersama tim identifikasi Polrestabes Medan turun kelokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP ).
Usai melakukan olah TKP, petugas kemudian membawa jasad korban ke RS Bhayangkara guna dilakukan visum.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahean melalui Panit Reskrimnya, Ipda Supriadi menjelaskan bahwa kematian korban disebabkan karna tenggelam.
“Dari hasil penyelidikan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Sedangkan pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tidak keberatannya atas kematian korban tersebut,” ujar Ipda Supriyadi.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »