Tidak Ada Biaya Untuk Obati Si buah Hati, Sang Ibu Rela Ingin Menjual Ginjal

Medan, — ivorynews.co.id
Anak pasangan suami istri dari keluarga tidak mampu agung dan Rere ini sudah dua tahun mengalami penyakit tidak bisa berjalan. Menurut dokter, anak mereka menderita penyakit epilepsi. Walaupun kedua orang tua nya sudah berusaha mendatangi tabib dan dokter namun hingga sekarang belum juga kunjung sembuh.
Mereka adalah warga jalan kawat satu lingkungan 15 yang tinggal di Gg. Pungut Kelurahan Tanjung Mulia Hilir di Kecamatan Medan Deli. Adapun yang membuat kedua orang tua  nya risau, Kaila mudah terkejut, sering mengalami kejang-kejang dan menangis. Kaila hanya bisa mendengar dan tertawa tapi dia tidak bisa melihat, ditambah lagi dia tidak bisa berdiri tegak atau duduk seperti balita-balita yang lain. Menurut tabib, selain menderita epilepsi Kaila juga mengalami gangguan pada saraf penglihatannya.
Saat ditemui wartawan pada Jumat malam di rumahnya, Agung selaku Ayah Kaila menceritakan kalau anaknya tersebut menderita penyakit semenjak lahir, dengan wajah murung dan sedikit meneteskan air mata,
“Saya mohon agar Kaila itu bisa dibantu oleh dinas terkait, apalagi saya sudah tidak ada lagi biaya untuk mengobati penyakit yang dialami oleh Kaila. Istri saya selalu menangis kalaulah kaila kambuh dan menangis sambil kejang-kejang seperti orang kesurupan, rasanya saya tidak kuat Pak!.. karena kita masih belum punya pengalaman untuk mengurus balita,” ungkap Agung dengan tangis.
Menurut Rere (20) istri dari Agung menambahkan,”Saya rela menjual ginjal saya Pak!.. supaya bisa untuk mengobati Kaila, agar anak kami ini bisa sembuh kalau nggak cara ini siapa lagi yang mau membantu kami, apalagi kami orang miskin,” dengan nada sedih sambil menggendong Si buah hatinya yang sedang sakit. (Handoko).

Mungkin Anda Menyukai

Translate »