Puluhan Mahasiswa ITM datangi Polsek Medan Kota untuk membebaskan rekannya

Medan,– IvoryNews.co.id
 
Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) mendatangi Polsek Medan Kota ,meminta rekannya yang ditangkap untuk dibebaskan, Rabu (17/05/2017). Penangkapan tersebut terjadi saat mahasiswa melakukan aksi long march, dalam rangka aksi solidaritas akibat ditahannya 3 orang aktivis mahasiswa pada kericuhan Hardiknas pada 2 Mei lalu di kampus Universitas Sumatera Utara (USU).
 
Salah seorang mahasiswa ITM, Cycy mengatakan, awalnya mahasiswa hanya melakukan aksi damai tanpa bakar ban. “Rute longmarch sektor Teladan, namun sesampainya di Lampu Merah Makam Pahlawan, mendapat provokasi dari Intel dan menyuruh membubarkan diri,” ujarnya.‎
 
Saat akan membubarkan diri dan menuju kembali ke Kampus ITM, di tengah perjalanan tiba-tiba polisi langsung melakukan penahanan terhadap sejumlah mahasiswa, sehingga sempat terjadi kejar-kejaran.”Setelah sampai di kampus mahasiswa mendapat kabar bahwa mahasiswa yang di culik di bawa ke Polsek Medan Kota,” sebutnya.
 
Mendapat kabar ini, puluhan mahasiswa ITM langsung mendatangi Polsek Medan Kota. Di kantor polisi, mahasiswa langsung kembali menggelar aksi unjuk rasa, menuntut rekan mereka segera dibebaskan.Namun, Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing dan jajarannya langsung menemui puluhan mahasiswa.
 
Sempat terjadi dialog antara mahasiswa dan polisi. Akhirnya, Martuasah berjanji akan melepaskan mahasiswa, karena pihaknya hanya akan melakukan pembinaan saja.”Kalian menutup jalan, dan aksi sudah berhari-hari berlangsung. Masyarakat juga sudah terganggu, makanya kami menangkap kawan-kawan kalian. Kami juga tidak ingin menahan, hanya melakukan pembinaan saja. Jika kalian bubar, kawan kalian sebentar lagi pasti akan kami keluarkan,” tegasnya kepada mahasiswa.
 
Usai mendengar pernyataan itu, akhirnya mahasiswa kembali ke kampus mereka, sembari menunggu janji polisi untuk membebaskan rekan mereka yang ditahan.(BS)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »