Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Warga Dengar Suara Keributan dari Dalam Rumah

Tangerang , — IvoryNews.co.id
Polisi masih menyelidiki apa yang menjadi latar belakang kasus pembunuhan satu keluarga di Tangerang dan siapa pelakunya. Ada dugaan pelakunya adalah suami siri Emang (40) bernama Muktar Efendi alias Pendi yang akrab disapa Habib.
Pendi alias Habib ditemukan dalam kondisi kritis tak jauh dari ketiga jasad korban yang ditemukan tewas dalam kondisi saling berpelukan di ruang tengah di Taman Kota Permai II, Blok B5 No. 5, Periuk, Tangerang.
Aksi terbunuhnya satu keluarga itu hingga kini masih diusut. Polisi belum bisa menggali keterangan dari Pendi, satu-satunya sisa korban yang masih hidup karena kondisinya masih kritis dirawat di rumah sakit.
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan, ihwal ditemukannya satu keluarga korban pembantaian itu bermula dari kecurigaan warga. Jauh sebelum ditemukan menjadi mayat, warga sekitar mendengar ada kegaduhan di rumah tersebut. Peristiwanya terjadi pada Senin (12/2/2018) sekitar pukul 01. 00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.
Meski mendengar keributan, warga tak berani melerai karena mengira hal itu adalah persoalan rumah tangga Pendi dengan istrinya, Emang. Emang, menurut Kapolres adalah janda beranak dua yang dinikahi Habib sejak setahun lalu. Emang sendiri sudah tinggal di rumah tersebut sejak tujuh tahun lalu.
“Pukul 04.00 wib warga tidak mendengar lagi suara keributan di rumah tersebut,” ujar Kapolres Harry
Warga mulai menaruh curiga jelang siang karena rumah dalam kondisi sepi tak seperti biasanya. Sekitar pukul 14.30 wib, Pratomo, Ketua RT setempat didampingi warga bernama Alwanto,mendatangi rumah tersebut.
Saat pintu dibuka oleh ketua RT, pintu kamar depan tidak terkunci dan melihat ketiga orang dalam posisi telungkup berpelukan tidak meryawa. Mereka adalah Emang (40) orang tua/ibu kandung, Nova (19) anak pertama, Tiara (11) anak kedua.
Alwanto pun mengecek ke kamar belakang dan melihat Habib dalam kondisi kritis dengan kondisi luka robek di perut dan leher. Polisi masih mencari tahu apa penyebab tewasnya ketiga korban. Dari dugaan sementara korban tewas dibantai menggunakan benda tajam, namun siapa yang membunuh masih misteri dan dalam penelusuran Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang Kota…(BN)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »