Militer Myanmar yang terlibat pembantaian Rohingya , Hadapi Hukuman

Myanmar , — IvoryNews.co.id
Investigasi terkait pembunuhan etnis Rohingya di Rakhine yang dilakukan oleh polisi dan militer, akan dilakukan oleh otoritas Myanmar baru-baru ini.
Sebelumnya, dalam laporan investigasi Reuters berjudul “Bagaimana Tentara Myanmar Membakar, Menjarah serta Membunuh di Sebuah Desa Terpencil”, dua jurnalis Reuters Wa Lone serta Kyaw Soe Oo menggambarkan serangan warga Buddha dan tentara Myanmar yang menewaskan 10 pria Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.
Kemudian, dikutip dari kantor berita yang sama, juru bicara Pemerintah Myanmar, Zaw Htay, menyatakan akan ada hukuman untuk para oknum militer terkait pembunuhan warga Rohingya yang ditangkap, akan tetapi  sang jubir membantah itu terkait dengan laporan investigasi Reuters.
Zaw menyatakan penegakan hukum juga akan dilakuakn kepada tujuh tentara serta tiga polisi, dan enam warga desa perihal pembunuhan warga Rohingya.
“Penangkapan [para oknum] bukan karena berita Reuters. Investigasi sudah dilakukan bahkan sebelum berita Reuters [terbit],” klaim Zaw, Minggu (11/2/2018).
Pada 10 Januari lalu, militer Myanmar mengatakan 10 pria etnis Rohingya yang disebut bagian dari 200 teroris telah menyerang pasukan keamanan.
Akan tetapi, catatan militer itu disebut berbeda dengan laporan investigasi Reuters yang dibuat berdasarkan kesaksian warga dari kelompok Buddha Rakhine dan etnis muslim Rohingya.
Para saksi dari warga desa kelompok Buddha mengaku tak ada serangan dari sekolompok tersebut pada pasukan keamanan di Inn Din. Sementara itu, para saksi dari etnis Rohingya mengatakan tentara menangkap 10 orang dari ratusan pria, perempuan, dan anak-anak di dekat pantai.
Saat dikonfirmasi soal perbedaan investigasi otoritas Myanmar dan investigasi Reuters itu, Zaw Htay mengatakan, “Kami tidak menyangkal tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Dan kami tidak memberikan penyangkalan.”
Ia lalu menambahkan andai ada bukti utama yang kuat dan kredibel soal pelanggara, maka akan diperhatikan Pemerintahnya.

Mungkin Anda Menyukai

Translate »