Mahasiswa Ciptakan Sistem Keamanan Pakai Pola Vena Manusia

Jakarta, — ivorynews.co.id
Inovasi mahasiswa Indonesia kini mulai merambah ke sistem keamanan data. Salah satunya, inovasi itu datang dari mahasiswa di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya yang menciptakan sebuah alat yang mampu mengautentifikasi pola vena pada punggung tangan manusia untuk self security system.
Alat yang diberi nama Vein Secure tersebut diciptakan oleh tangan-tangan kreatif mahasiswa di Surabaya. Mereka adalah Fitriya, Rusydina Firdausi, Iswatun Hasanah, dan Desa Espriliya yang duduk di Fakultas Sains dan Teknologi. Selain itu, ada Alim Prasaja dari Fakultas Vokasi di Unair.
Salah satu mahasiswa, Fitriya mengatakan bahwa alat besutan timnya ini menggunakan near infrared dorsal hand vein image sebagai sebuah karakter biometrik.
Biometrik sendiri, kata Fitriya, merupakan suatu metode identifikasi karakteristik fisik tubuh manusia seperti sidik jari, iris mata, retina, suara, tanda tangan, dan pola vena. Metode sistem keamanan ini, misalnya, bisa ditemui pada smartphone.
Dalam inovasi self security system yang digunakan para mahasiswa ini adalah pola vena dan hal ini bukanlah tanpa alasan.
“Kami memilih untuk menggunakan pola vena karena ini merupakan karakteristik internal tubuh. Tidak akan ada kontak langsung dengan alat ini sehingga dapat dipastikan higienis,” terang Fitriya seperti dilansir dari laman Unair, Minggu (30/7/2017).
Ia menjelaskan, ide awal dari adanya inovasi ini yakni munculnya rasa kekhawatiran terkait semakin berkurangnya tingkat keamanan data di lingkungan sekitar.
Kekhawatiran ini rupanya bukan isapan jempol belaka, sebab menurut survey yang dilakukan oleh Information Security Breaches Survey (ISBS) pada 2010 menunjukkan bahwa adanya peningkatan ancaman terhadap keamanan data dan informasi.
Masih berdasarkan survei, peningkatan itu terjadi pada periode 1998-2004 dari 18 persen menjadi 68 persen. Kemudian naik lagi di tahun 2010 menjadi 74 persen.
Keunggulan lain dari inovasi mahasiswa Unair adalah alat Vein Secure ini memiliki slot baterai sehingga menjadi alat yang portable alias bisa digunakan kapan dan di mana saja.
“Cara menggunakan vein secure ini cukup dengan menempatkan tangan di bawah sinar LED. Maka keterangan valid itu akan muncul di layar LCD bagian atas ketika orang yang dimaksud adalah benar,” papar dia.
Mereka berharap alatnya tersebut bisa membantu pengamanan data dan menjadi opsi untuk diterapkan pada sistem keamanan di berbagai bidang seperti di perbankan, pemerintahan, dan di instansi lainnya.
Sementara alat ini, aku Fitriya, masih harus mengalami perubahan dan perbaikan. “Masih banyak perubahan dan perbaikan yang dapat dilakukan agar nanti bisa menjadi opsi untuk diterapkan sebagai second opinion pada sistem keamanan di berbagai bidang,” tandas dia. (red-OZ)

Mungkin Anda Menyukai

Translate »